Jumat, 30 November 2012

Anak Gue Alay

Anak Gue Alay | Calon Anak Gue Alay, itu sudah terlihat dan sudah terditeksi semenjak kehamilan bini gue menginjak tai ayam usia 6 bulanan. tingkah polahnya begitu mengejutkan dan tidak sperti peristiwa yang kebanyakan terjadi pada ibu hamil.


 Anak Gue Alay

Sebelumnya mari kita nyalakan backsound ala2 detektif agar lebih seru,,,, (bayangin ajah lagunya mirip di pilem dono)

 #######################################################

investigasi gue mulai saat ibunya sedang tidur telenTANG dan gue bantu untuk mengeluarkan TANG'nya iapun tidak tinggal diam,,, dengan cepatnya dia tidur dengan telenPACUL !! dan gue biarkan,,,, *lanjut

USG
pada awal november awal lalu gue reunian dengan temen2 SD gue yang sebenernya gak terlalu penting untuk di ceritain, cuma w mau sedikit bagi2 foto aja, mungkin ada yang kenal dengan orang ini

@alekaleng dan @benakribo
pada saat USG anak gue begitu over akting, dia bernyanyi, menari dan berdansa, dan semua di kemas dalam layar hitam putih... -__-. dan ketika di teliti jenis kelaminya, sang bayipun bergerak aktif hingga tak terlihat sisi kelaminya, jadi belom keliatan  cowo atau cewek.


Sundul dan menendang

Gue juga merasakan ke Alay'an anak gue ini ketika malam tiba,, entah karena musim bola atau gimana??? setiap gue ngajak ngobrol itu bocah saat malam hari (*dan itu seperti orang gila ngomong sendiri) si bayipun selalu menyundul dan menendang... misalnya gini..

gue bertanya 
Dede alay ya ???
dan si bayi menjawab dengan sundul2 dan tendangan mautnya,, dan itu sangat memantabkan gue untuk memastikan anak gue bener2 alay #KesimpulanYangBegoBanget

tapi kemungkinan lainya, anak gue kelak akan menjadi anak KASKUS wkwkkwk.

Mungkinkah anak Gue Alay ??? seperti apakah dia kelak ??

ALAY EMO???
Alay Seperti anak Emo ??
 Atau
aLAY YANG GALAU??
Alay Yang Galau ???
Dalam al-Quran, Allah swt. mengklasifikasikan kedudukan anak menjadi empat golongan, yaitu:

Pertama, 
ada anak sebagai musuh, hal ini Allah jelaskan dalam surat at-Tagobun ayat 14 yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka, dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh Allah Maha Pengampun Maha Penyayang.” Yang dimaksud anak sebagai musuh adalah apabila ada anak yang menjerumuskan bapaknya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama.

Kedua, 
anak sebagai fitnah atau ujian, hal ini Allah jelaskan dalam surat at-Tagobun ayat 15, yang artinya: “Sesungguhnya hartamu dan anak-anamu hanyalah cobaan (bagimu) , dan di sisi Allah pahala yang besar.” Fitnah yang dapat terjadi pada orangtua adalah manakala anak-anaknya terlibat dalam perbuatan yang negative. Seperti mengkonsumsi narkoba, pergaulan bebas, tawuran antar pelajar, penipuan, atau perbuatan-perbuatan lainnya yang membuat susah dan resah orang tuanya.

Ketiga, 
anak sebagai perhiasan, hal ini Allah jelaskan dalam surat Al-Kahfi ayat 46, yang artinya: “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus-menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” Perhiasan yang dimaksud adalah bahwa orangtua merasa sangat senang dan bangga dengan berbagai prestasi yang diperoleh oleh anak-anaknya, sehingga dia pun akan terbawa baik namanya di depan masyarakat.

Keempat,
 
anak sebagai penyejuk mata (qorrota a’yun) atau penyenang hati, hal ini Allah jelaskan dalam surat Al Furqon ayat 74, yang artinya: “Dan orang-orang yang berkata”Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” Kedudukan anak yang terbaik adalah manakala anak dapat menyenangkan hati dan menyejukan mata kedua orangtuanya. Mereka adalah anak-anak yang apabila disuruh untuk beribadah, seperti shalat, mereka segera melaksanakannya dengan suka cita. Apabila diperintahkan belajar, mereka segera mentaatinya. Mereka juga anak-anak yang baik budi pekerti dan akhlaknya, ucapannya santun dan tingkah lakunya sangat sopan, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.

Dari ke-empat kedudukan anak tersbut, tentu sebagai orang tua menginginkan agar anak-anaknya termasuk ke dalam kelompok qurrota a’yun. Namun untuk mencapainya diperlukan keserisuan dan ketekunan orang tua dalam membina mereka. Gue akan berusaha sekuat mungkin untuk membentuknya. selama alay-alay yang baik dan positif ya gak maslah lah,,, ^_^

dan Cerita ini akan gue lanjutin kelak bila Anak gue udah menunjukan kearah mana Ke Alay'an-nya

100out of 100 based on 999999 ratings. 1 user reviews.

7 komentar:

  1. jangan jadi kayak anak alay emo itu bang........ serem -____-

    BalasHapus
  2. Cocok jadi ustad gokil ._.
    Santrinya bakal betah ama bang Ale...

    Alay yang galau lebih mirip ama alay gak punya duit buat bayar utang Mommy Poko di warung sebelah :v

    BalasHapus
  3. ya Allah, semoga anak bang Ale g Alay :D
    Eh, temennya bena ya bang??? ^^

    BalasHapus
  4. emangnya alay itu keren bro?

    BalasHapus
  5. semoga memang nanti jadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara..amin

    BalasHapus
  6. hadeehh kasian udah alay galau pula.
    :D

    BalasHapus

kalo suka sama artikelnya jangan lupa support iklan yang ada buat tambahan ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...